Senin, 01 Agustus 2011

#Ramadhan

Berikut KulTwit Ramadhan oleh Ustad. Dedhi Suharto

Follow beliau di @dedhi_suharto


1. Mengapa Rasulullah menyatakan bahwa bila kita semua memahami ttg kebesaran #Ramadhan kita akan ingin semua bulan adalah #Ramadhan?

2. Ada apa dgn #Ramadhan shg ia begitu dipandang sgt mulia? Yg jelas faktanya adlh hanya #Ramadhan satu2nya bulan yg ditulis dlm Al Qur’an.

3. Mengapa pula kita diperintahkan puasa pada #Ramadhan? Ada apa dgn puasa? Apa keistimewaan ibadah ini dibanding dg ibadah lainnya?

4. Demikianlah pertanyaan2 itu berkecamuk dalam benak saya, hingga lama2 mulai terlihat cahaya yg akhirnya terang benderang: jadilah pesona.

5. Untuk itu saya akan jelaskan ttg keistimewaan #Ramadhan, juga akan saya jelaskan keistimewaan ibadah puasa. Hingga perkawinan keduanya.

6. Di dlm hadits hasan Nabi menyatakan: Telah datang kepada kalian bulan #Ramadhan, bulan penuh berkah. Di dalamnya diwajibkan kalian puasa

7. Jadi, puasa adalah bagian berkah di dalam #Ramadhan. Bahkan, puasa itu berkah yg memberkahkan. Dgn kata lain, puasa adlh berkah utama.

8. Saya bahas dulu ttg puasa. Apa yg membedakan dgn lainnya? Dalam Hadits Qudsi Allah : Puasa itu untukKu dan Aku yg membalasnya. #Ramadhan

9. Untuk mengetahui keistimewaan puasa, kita perlu membandingkannya. Misalnya ibadah baca Al Qur’an. Setiap baca huruf 10 hasanah. #Ramadhan

10. Katakanlah anda bisa baca berkali2 Al Qur’an dan anda berhasil membaca 1 trilyun huruf. Berarti anda dapat 10 trilyun hasanah. #Ramadhan

11. Apakah 10 trilyun tsb banyak atau sedikit? Bgm kalo anda bisa baca bertrilyun-trilyun… Sehingga anda dapat 10 kelipatannya? #Ramadhan

12. Sekalipun anda dpt bertrilyun-trilyun-trilyun.. slm komputer masih bisa menghitungnya tetaplah itu SEDIKIT dibandingkan PUASA. #Ramadhan

13. Dmkian pula dg sedekah yg memberi pahala 700 kali. Sedekah sbyk harta yg “dimiliki” Gayus s.d hartanya Qarun, tetaplah SEDIKIT. #Ramadhan

14 .Semua pahala ibadah lain tetaplah SEDIKIT bila dibanding PUASA. Oleh krn itu saat menghadap Allah, org yg puasa sejati kaget. #Ramadhan

15. Org puasa sejati kaget krn pahala puasanya hebat dan tak sanggup ia menghitungnya. Itulah makna: dan Aku yg akan membalasnya. #Ramadhan

16 Itu keistimewaan puasa dari sisi pahala. Dari sisi bentuk, mk puasa memang beda.. Bila ibadah lain AKTIF, maka puasa PASIF. #Ramadhan

17 .Nah saya akan kembali kepada hadits lalu akan saya kaitkan dgn PUASA. Salah satu berkah #Ramadhan adlh dibelenggu syaithan. Apa maknanya?

18. Ada yg bingung dg “dibelenggunya syaithan” lalu lebih menyukai memilih arti lain. Saya tidak. Itu luar biasa maknanya. #Ramadhan

19. Dibelenggunya syaithan bagi sy ya syaithan di belenggu. Gitu aja kok repot? Tp pasti ada yg brkata: Kok masih ada kejahatan di #Ramadhan?

20. Di sinilah terungkap rahasia. Pada SELAIN #Ramadhan kita menghadapi 2 lawan sekaligus: syaithan dan hawa nafsu. Seringnya kita kalah.

21. Di #Ramadhan, Allah memberkahi dg dibelenggunya syaithan. Jadi kita tinggal menghadapi hawa nafsu. Harapannya kita mampu mengalahkannya.

22. Lalu siapa yg menyebabkan pembunuhan, penipuan, korupsi dll terjadi di #Ramadhan? Kalo bukan syaithan, lalu siapa? Jawabnya: hawa nafsu.

23. Ingat, Allah tidak membelenggu hawa nafsu, Allah hanya membelenggu syaithan. Jadi, wajar saja kalo masih ada pelacuran di #Ramadhan.

24. Nah, kini tinggal kita menghadapi HAWA NAFSU. Krn hawa nafsu menyukai aktivitas, maka kita butuh senjata yg sebaliknya: pasif. #Ramadhan

25. Ibadah yg pasif ini adalah ibadah PUASA. Dan dia adalah senjata yg paling cocok u menundukkan hawa nafsu. #Ramadhan

26. Itulah sebabnya saya katakan: ibadah puasa #Ramadhan adalah perkawinan ibadah yg paling berkah dgn waktu/bulan yg paling berkah. Keberkahan di atas keberkahan.

27. Nah, bgmn bila kita tidak dapat memanfaatkan puasa dg baik sehingga kita tak mampu menundukkan hawa nafsu selama #Ramadhan?

28. Akankah kita mampu menundukkan hawa nafsu di luar bulan #Ramadhan sedangkan kita tak mampu menundukkannya di #Ramadhan?

29. Akankah kita mampu hadapi keroyokan DUET syaitan+hawa nafsu (di LUAR #Ramadhan) sdgkan 1 lawan 1 dg hawa nafsu (Ramadhan) kita tak mampu?

30. Menarik sekali hadits ini ditutup dgn: man hurima khairaha faqad hurim. Siapa diharamkan mendapat kebaikan #Ramadhan maka dia tak akan dapat (pada bulan SELAIN Ramadhan)

31. Jadi, mesti nunggu #Ramadhan berikutnya lagi u dapatkan peluang menundukkan hawa nafsu. Tapi, apakah kita PASTI hidup tahun depan?

32. Itulah sebab Nabi katakn kalo kita mmahami istimewanya #Ramadhan kita tentu ingin tiap bulan adlh Ramadhan, di mana syaithan dibelenggu.

33. Kembali ke hadits tadi: keberkahan #Ramadhan lainnya adalah pintu surga dibuka. Saya memahaminya ya surga memang sdg dibuka pintunya.

34. Demikian dgn ditutupnya pintu neraka. Makanya hawanya neraka berkurang di bulan #Ramadhan, sedangkan sejuknya Surga terasa.

35. Kemarin ada teman non muslim yang menyatakan rindu terhadap suasana #Ramadhan. Itulah bagian dari dampak dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka.

36. Perhatikan pula bgmn masjid dan musholla menjadi penuh. Dan bagaimana jama’ah subuh menjadi 1,5 s.d. Beberapa kali lipatnya di #Ramadhan

37 .Dan keberkahan #Ramadhan lain yg sangat istimewa adalah: Lailatul Qadar. Malam Seceng Bulan! Setara dengan 83 tahun lebih beberapa bulan

38. Beberapa ulama berpendapat: salah satu kelebihan Lailatul Qadar adalah penetapan kembali takdir-takdir kita setahun mendatang. #Ramadhan

39. Boleh jadi, takdir kita hanyalah sopir taksi tapi ditakdirkan kembali sebagai presiden negeri ini karena berkah Lailatul Qadar. #Ramadhan

40. Karenanya, mari sambut #Ramadhan dgn kerinduan yg mendalam dan aktivitas terbaik kita. Cukup dulu kultwit saya kali ini. Terima kasih.

41. Untuk mengingatkan, bahwa telah terjadi pernikahan antara 2 keberkahan, antara waktu/bulan berkah #Ramadhan dgn ibadah berkah puasa.

42. Ttg #Ramadhan sbg waktu berkah ada yg menarik tatkala kita cermati rangkaian ayat puasa/Ramadhan. Terselip di sana ayat bhw Allah dekat.

43. Allah nyatakan akan mengabulkan doa orang2 yang berdoa. Ini menunjukkan betapa Allah sangat dekat terhadap hambaNya di bulan #Ramadhan.

44. Apakah di luar bulan #Ramadhan Allah SWT tidak dekat? Tentu Allah dekat di semua bulan. Hanya Allah sangat sangat dekat saat Ramadhan.

45. Karena itulah, #Ramadhan adalah peluang mendekatkan diri pada Allah SWT. Maka disunnahkan u I’tikaf di ‘asyrul awakhir (10 hari terakhir)

46. Yg menarik, sama dgn puasa, ibadah I’tikaf pada dasarnya pasif. Hanya berdiam diri saja. Yg aktif hanyalah pikiran dan hati. #Ramadhan

47. Pikiran dan hati tersebut dalam rangka mengingat Allah SWT. Adapun fisik pada dasarnya pasif. Cukup diam saja di Masjid jami’. #Ramadhan

48. Kalopun baca Al Qur’an dan lain-lain sewaktu I’tikaf pada dasarnya adalah bukan rukun dari I’tikaf. Boleh dilakukan. #Ramadhan

49. Jadi, I’tikaf dan puasa sama-sama ibadah pasif. Yg menarik, hubungan I’tikaf dgn puasa. Saya melihatnya sebagai perluasan. #Ramadhan

50. Pada saat puasa di siang hari, kita dilarang makan-minum dan berhubungan suami isteri. Jadi, malamnya boleh dong. #Ramadhan

51. Pada saat I’tikaf di malam hari, meski makan-minum boleh tapi berhubungan suami-isteri dilarang. Ini yg saya sebut perluasan. #Ramadhan

52. Puasa dan I’tikaf ini dalam rangka mendekatkan diri pada Allah SWT, sedangkan Allah juga mendekat. Ingat twit 42, 43, dan 44. #Ramadhan

53. Allah mendekat, hambaNya pun mendekat.Klop. Sungguh indah gambaran ini. Pantaslah kalo kemudian goalnya serius: agar bertakwa. #Ramadhan

54. Jadi, #Ramadhan adalah peluang kedekatan dgn Allah SWT. Bila tlah dekat dgn Allah SWT, tentu segala persoalan hanya sepele belaka. Sirna.

55. Seorang penjual es dari Mampang Jakarta sangat yakin hal ini. Maka dia tinggalkan keluarga u I’tikaf di 10 hari terakhir Bulan #Ramadhan.

56. Sebelumnya dia telah mengumpulkan uang u bekal keluarga sehari-hari selama ditinggal I’tikaf #Ramadhan. Tekadnya kuat u perbaiki nasib.

57 .Akhirnya dia bisa memaksimalkan kedekatannya dgn Allah. Anak-anaknya pun tumbuh dgn berkah. Ada yg jadi pilot dan ada yg S-2. #Ramadhan

58 .Benarlah firman Allah SWT dalam QS Ath Thalaq: Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya akan diberikan jalan keluar (solusi). #Ramadhan

59. Dan untuk menumbuhkan pohon takwa itu, Allah SWT menghadirkan waktu/bulan berkah #Ramadhan dgn ibadah berkah puasa. Jangan sia-siakan.

60 . Sy menyebutnya perkawinan 2 keberkahan. Berkah di atas berkah. Cukup dulu kultwit #Ramadhan kali ini, insya Allah saya sambung next time.
sumber
Read More..

Jumat, 22 Juli 2011

tentang pacaran pra nikah..

Sering kali kita mendengar istilah "pacaran setelah nikah" atau "pacaran islami adalah setelah nikah." Kata pacaran berasal dari bahasa Kawi (Jawa Kuno), yaitu pacar yang berarti"calon pengantin" dengan diimbuhi akhiran "an" pacaran itu berarti "aktivitas calon pengantin" yaitu "persiapan nikah".
Dengan pengertian itu, kemudian ada yang menyebut bahwa pacaran setelah menikah itu mustahil. Mustahilnya itu seperti mustahilnya pernyataan “indahnya menjadi janin setelah lahir”. Sebab, setelah lahir, kita tidak lagi menjadi janin (calon manusia) yang hidup di rahim. Namun sepertinya makna pacaran sudah mengalami generalisasi, sudah mengalami evolusi perubahan makna. Sebagian orang berpendapat bahwa pacaran identik dengan kegiatan bermesra-mesraan, berdua-duaan mojok di tempat sepi, dan sebagainya.


Bahkan sebagian orang muslim berpendapat bahwa kita bisa siap nikah tanpa pacaran lebih dulu. Benarkah demikian? Menurut saya persangkaan mereka itu bisa saja keliru. Mengingat bahwa nikah merupakan langkah besar dalam kehidupan, kita pada umumnya takkan mungkin siap nikah tanpa melakukan persiapan alias pacaran itu tadi. Ada juga yang mengharamkan pacaran sebelum menikah karena menyangka bahwa “bentuk pacaran pasti tidak lepas dari perkara-perkara haram, khususnya zina”. 


Pada kenyataannya, budaya pacaran (percintaan pra-nikah) sudah ada pada zaman Rasulullah. Adakah dalil dari beliau yang mengharamkannya? Ternyata, beliau sama sekali tidak pernah mewanti-wanti para sahabat untuk tidak pacaran. Beliau tidak pernah mengharamkan pacaran. Bahkan, sewaktu menjumpai fenomena pacaran, beliau tidak sekedar membiarkan fenomena ini. Beliau bersimpati kepada pelakunya dan justru mencela sekelompok sahabat yang memandang rendah pasangan tersebut. Beliau menyindir, Tidak adakah di antara kalian orang yang penyayang?” (HR Thabrani dalam Majma’ az-Zawâid 6: 209)


Setelah browsing sana browsing sini akan saya tuliskan hasil pencarian saya. Bukan berarti saya menganjurkan pacaran seperti yang mungkin di benak kita pada umumnya, yaitu kegiatan yang lebih berkonotasi negatif. Menurut saya pacaran syah-syah saja, asal masih berada dalam batasan-batasannya. Berikut ini penjelasannya :


1.Kata mereka, “Pacaran adalah jalan menuju zina”.
Dengan mengatakan ini, mereka biasanya menggunakan ayat “Dan janganlah kamu mendekati zina…” (QS Al Isra’: 32). Namun demikian tidak memberikan bukti yang meyakinkan bahwa pacaran itu identik dengan “jalan menuju zina”. Menurut hasil penelitian ilmiah justru menunjukkan bahwa pacaran itu TIDAK identik dengan “mendekati zina” misalnya penelitian soal pacaran yang berciuman. Lihat saja salah satu penelitian ilmiah terhadap kalangan remaja yang sedang atau pernah pacaran. Di Medan, 73% responden nggak berciuman dan 96% responden tidak bersanggama. Di Yogyakarta, 76% nggak berciuman dan 92% tidak bersanggama. Di Surabaya, 73% nggak berciuman dan 97% tidak bersanggama. Artinya, hampir semua remaja yang pacaran di kota-kota itu nggak berzina dan sebagian besar tidak berciuman! Lihat Masri Singarimbun, Penduduk dan Perubahan, hlm. 115 dan lebih jelasnya buka ini.


2. Kata mereka, “Pacaran melanggar perintah Allah untuk menundukkan pandangan.”
Kita bisa menanggapi pernyataan mereka ini dengan dua pernyataan. Pertama, pacaran tidak harus dengan pandang-memandang. Jangankan cuma menundukkan pandangan. Tidak memandang sama sekali pun bisa diwujudkan dalam pacaran. Strategi "sengaja jauh di mata" itu diutamakan oleh Ibnu Hazm al-Andalusi tentu saja supaya tidak terjerumus ke lembah dosa. Bisa saja, jarak itu sengaja diciptakan si pencinta supaya sang pujaan tidak malah “lari meninggalkannya”. (Di Bawah Naungan Cinta, hlm. 173), terus menghindari gunjingan, menguji kesetiaan dan kesabaran, menghindari rasa jenuh dan tentu saja untuk menyadari betapa pentingnya keberadaan sang kekasih. Untuk contoh, lihat pacaran islami ala Ibnu Hazm disini yaa.
Kedua, perintah menundukkan pandangan itu berlaku untuk yang disertai dengan syahwat birahi. Memang benar bahwa wanita dapat membangkitkan syahwat laki-laki lebih banyak daripada laki-laki membangkitkan syahwat wanita, dan memang benar bahwa wanita lebih banyak menarik laki-laki, serta wanitalah yang biasanya dicari laki-laki. Namun, semua ini tidak menutup kemungkinan bahwa di antara laki-laki ada yang menarik pandangan dan hati wanita karena kegagahan, ketampanan, keperkasaan, dan kelelakiannya, atau karena faktor-faktor lain yang menarik pandangan dan hati perempuan. Jadi, memandang itu hukumnya boleh dengan syarat jika tidak dibarengi dengan upaya “menikmati” dan bersyahwat. Jika dengan menikmati dan bersyahwat, maka hukumnya haram. Karena itu, Allah menyuruh kaum mukminah menundukkan sebagian pandangannya sebagaimana Dia menyuruh laki-laki menundukkan sebagian pandangannya. Firman Allah: “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pendangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya.’” (an-Nur: 30-31 ). Dan akan lebih baik kita menjauhi tempat-tempat dan hal-hal yang mendatangkan keburukan dan bahaya. Kita memohon kepada Allah keselamatan dalam urusan agama dan dunia. Amin. Lihat fatwa Syaikh Qardhawi disini ya

3. Kata mereka, “Pacaran seringnya berdua-duaan (berkholwat).”
Lagi, kita bisa menanggapi pernyataan mereka ini dengan dua pernyataan. Pertama, pacaran tidak harus dengan berdua-duaan. Pacaran bisa dilakukan bersama-sama dengan orang lain seperti contohnya foto orang-orang pacaran yang lagi ikut persiapan pernikahan disini. Dan ada kalanya khalwat itu diperbolehkan, yaitu bila dalam keadaan terawasi. Seorang wanita [non-muhrim] dari kaum Anshar telah mendatangi Nabi saw., lalu beliau berduaan dengannya. (HR Bukhari & Muslim dari Anas bin Malik r.a. Hadits tersebut dimuat di Shahih Bukhari, kitab “Nikah”, bab “Sesuatu Yang Membolehkan Seorang Pria Berkhalwat dengan Seorang Perempuan di Dekat Orang-orang”, jilid 11, hlm. 246. Hadits tersebut juga dimuat di Shahih Muslim, kitab “Keutamaan Para Shahabat”, bab “Keutamaan Kaum Anshar”, jilid 7, hlm. 174.
Apa yang dimaksud dengan “di dekat orang-orang“? Menurut Ibnu Hajar, “di dekat orang-orang” itu maksudnya keadaan mereka berdua “tidak tertutup dari pandangan orang lain” dan suara pembicaraan mereka “terdengar oleh orang lain” walaupun secara sama-samar (sehingga isi pembicaraan mereka tidak diketahui oleh orang lain). Atas dasar itu, kami simpulkan: Kita boleh berduaan dengan non-muhrim bila terawasi, yaitu dalam keadaan yang manakala terlihat tanda-tanda zina, yang ‘kecil’ sekalipun, akan ada orang lain yang menaruh perhatian dan cenderung mencegah terjadinya zina. Penjelasan selanjutnya lihat di sini.

4. Kata mereka, “Dalam pacaran, tangan pun ikut berzina [karena bersentuhan]“.
Mereka menunjukkan dalil “… zina tangan adalah menyentuh …”. Namun mungkin mereka lupa yang dimaksudkan dalam dalil tersebut adalah yang disertai dengan syahwat birahi. HR Bukhari & Muslim menyebutkan "Zinanya mata adalah melihat [sesuatu], zinanya lisan adalah mengucapkan [sesuatu], zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan [sesuatu], sedangkan alat kelamin membenarkan atau mendustakan itu [semua]." Jadi, “sesuatu” yang hendaknya kita hindari itu adalah yang mengarah pada hubungan kelamin. Inilah yang dimaksud dengan “sedangkan alat kelamin membenarkan atau mendustakan itu [semua]“. Demikian pula jika menyebutnya sebagai zina hati. Jika kita merindukan si dia atau pun merasakan getaran di hati ketika memikirkan si dia bukanlah tergolong “zina hati”. Pengertian “zina hati” (berzina dalam hati) adalah mengharap dan menginginkan pemenuhan nafsu birahi. Contohnya: berpikiran mesum, “Kapan-kapan aku akan ke tempat kostnya saat sepi tiada orang lain. Siapa tahu dia mau kuajak ‘begituan’.” Seperti yang tercantum di sini. Selain itu,kembali ke butir nomor dua, tanpa bersentuhan pun pacaran bisa dilakukan, dengan penjelasan pacaran islami ala Ibnu Hazm di sini. Meski demikian, mungkin kita sendiri bisa menjaga nafsu kita, tapi kita tidak tahu dengan apa yang ada dipikiran pasangan kita. Bisa jadi dengan menyentuhnya, kita tidak merasakan getaran apa-apa, namun pasangan kita merasakan hal yang berbeda, untuk itu tetap akan lebih baik jika kita menjaga kulit kita untuk tidak bersentuhan, mengingat banyaknya syetan yang beredar. :D

Jadi menurut saya pendapat(hujjah) yang mengharamkan segala jenis pacaran adalah tidak benar. Semuanya tergantung pada niatan kita juga, apa tujuan kita pacaran?  Selanjutnya tinggal bagaimana cara kita menjalankannya, mau pacaran yang yang terlarang (yang jahiliyah), atau pacaran yang dibolehkan (yang islami). Dan yang lebih penting kedisplinan kita terhadap tingkah laku dan hati kita sendiri, jangan sampai terjerumus setan. Amiiin

CMIIW
Read More..

Kamis, 21 Juli 2011

Ketika posesif menyerang..

Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang kita tidak menyadari telah ber-posesif pada pasangan kita. Posesif hampir dapat dipastikan terdengar negatif di telinga orang-orang. Posesif mengacu pada sifat pasangan yang menjaga pasangannya terlalu berlebihan, sampai-sampai membatasi kebebasan atau ruang gerak pasangannya. Orang-orang yang posesif biasanya mudah cemburu dan selalu memonitor pasangannya. “Sekarang di mana?” “Sedang apa?” “Dengan siapa?” dan segudang pertanyaan sejenis akan selalu menempel di lidah pasangan yang posesif, siap untuk dikeluarkan setiap kali ia dan pasangannya sedang tidak bersama-sama.Kebanyakan orang menghindari tipe pasangan yang seperti ini, walaupun kadang justru ada yang merasa lebih nyaman memiliki pasangan posesif. Mereka yang menghindari jenis pasangan posesif mungkin merasa terlalu dikekang.
Pertanyaan-pertanyaan dan sikap-sikap memagari yang diekspresikan si posesif dirasakan sebagai hal yang tidak nyaman. Namun sebaliknya, justru ada juga yang menganggapnya sebagai sebuah bentuk perhatian dan kasih sayang dari si posesif. Tiap pasangan pasti memiliki kadar posesif di dalam dirinya, namun seberapa jauh kita bisa menoleransi sikap posesif dari pasangan kita? Seberapa jauh pula kita seharusnya menunjukkan sikap posesif kepada pasangan kita?

Pasangan kita akan merasa kita tidak mempercayai kemampuan dan tanggung jawabnya. Selain itu, keposesifan - kekangan - rongrongan juga akan menimbulkan situasi yang tidak menyenangkan. Bisa jadi pasangan kita akan merasa kita menjadi terornya sehingga dia menjadi tidak betah lama-lama dengan kita.

Bagaimana cara agar kita berhenti dari sifat posesif berlebihan? Berikut beberapa cara yang mungkin bisa membantu posesif-er untuk menghilangkan, paling nggak mengurangi kadar posesifnya.

1. Menyadari sifat posesif itu.
Akui bahwa dirimu memang mempunyai sifat posesif. Dengan begitu kamu akan mempunyai motivasi untuk menghilangkannya. Seandainya kita tidak menyadarinya, bagaimana mungkin kita akan berusaha untuk menghilangkan sifat posesif itu?

2. Jalin Komunikasi yang baik.
Banyak buku-buku panduan dan para pakar psikolog (ceileeh, bahasanya) menyatakan bahwa komunikasi adalah kunci dari suatu hubungan. Dan ternyata komunikasi ini merupakan kunci mujarab untuk menghilangkan sifat posesif ini. Komunikasi juga dapat menghilangkan kesalahpahaman antara kita dengan pasangan kita.

3. Percaya terhadap pasangan.
Belajarlah untuk memberikan kepercayaan kepada pasangan kamu. Apalah arti suatu hubungan tanpa didasari rasa saling percaya. Cemburu mungkin memang diperlukan dalam bumbu percintaan, tapi jika semua yang dilakukan selalu di cemburui, pasangan akan sangat merasa tersiksa. Terkadang sifat cemburu/posesif dikarenakan kita tidak percaya pada pasangan kita.

4. Ubahlah sifat cerewet kita dan jadilah orang yang memiliki rasa empati.
Dalam hal ini bukan berarti membiarkan perilaku pasangan yang ceroboh. Apalagi sampai enggan mengingatkan hanya karena takut dianggap cerewet. Terlebih, kita justru melakukan apa yang sudah jadi bagian dari tanggung jawabnya itu. Berhenti cerewet bukan berarti pasangan kita tidak meminta diperhatikan. Pasangan hanya meminta kita untuk menurunkan kadar kendali yang sudah berlebihan. Kuncinya, jika kita tidak ingin dicereweti, berhentilah mencereweti orang lain dari sekarang.

5. Memiliki tekad untuk berubah.
Langkah selanjutnya setelah kita menyadari keposesifan kita itu adalah niatan, motivasi dan keinginan untuk berubah menjadi lebih baik. Jadi mulai menyadari sifat posesifmu, tanamkan pada diri sendiri untuk memulai perubahan mindset kita, kurangi - hilangkan sifat posesif yang berlebihan.

6. Memberi kebebasan.
Disini prinsip yang utama adalah setiap manusia itu adalah makhluk yang merdeka. Mereka semua memiliki kebebasan untuk memilih, menentukan, dan mengatur sendiri hidupnya. Sekalipun itu adalah pasangan kita sendiri. Kita sama sekali tidak punya hak untuk mengatur dan mengekang mereka sesuai keingingina kita. Berikan dia hak sebagai individu. Tentunya kita tidak ingin kan hak-hak kita sebagai manusia dibatasi? Demikian pula pasangan kita.

7. Minta pasangan kita untuk selalu mengingatkan.
Akan terasa terlalu berat jika kita berjuang sendiran menghilangkan sifat-sifat posesif kita. Minta bantuan pasangan kita untuk mengingatkan kita jika kita berbuat sesuatu yang mengarah pada sikap atau sifat posesif itu tadi. Kerjasama antara kita dengan pasangan kita sedikit banyak akan menentukan kerberhasilan perjuangan kita.


Usaha ini tentu tidak akan berhasil dalam semalam. Kita butuh waktu dan tekad kuat untuk berubah.

Selamat berjuang. ^_^

Read More..

Senin, 18 Juli 2011

Fakta Mengejutkan Yang Terjadi Pada Tubuh Setelah Berhenti Merokok

Pelajari apa yang terjadi pada tubuh Anda setelah sejam, sehari, sebulan, setahun bahkan sepuluh tahun setelah Anda menghentikan kebiasaan merokok. Fakta ini mungkin dapat mengejutkan Anda.

Anda pasti tahu seberapa buruk kebiasaan merokok bagi kesehatan Anda. Dan waktu terbaik untuk berhenti? Detik ini. Hanya dalam waktu 20 menit Anda akan mulai merasakan manfaat dari tidak merokok, dan dalam waktu cukup singkat, Anda telah menurunkan resiko penyakit jantung, stroke, serangan jantung, kanker paru-paru, dan kondisi berbahaya lainnya.




Penasaran berapa lama nikotin akan bertahan di tubuh Anda? Gejala apa yang akan Anda alami saat Anda berusaha berhenti merokok? Ingin tahu penyakit apa saja yang disebabkan dengan merokok? Berapa hari bebas tembakau yang akan membuat tubuh Anda memulihkan diri dan tidak lagi berada pada resiko bahaya rokok? Berikut ini adalah timeline apa yang akan terjadi pada tubuh Anda saat Anda berhenti merokok.

20 menit setelah Anda berhenti merokok. Pengaruh akibat Anda berhenti merokok akan segera diatur oleh tubuh Anda. Kurang dari 20 menit setelah rokok terakhir Anda, detak jantung Anda akan mulai menurun kembali ke tingkat normal.

2 jam setelah Anda berhenti merokok. Setelah dua jam tanpa rokok, denyut jantung dan tekanan darah akan mengalami penurunan mendekati tingkat yang sehat. Sirkulasi perifel Anda juga mungkin meningkat. Perhatikan ujung jari kaki dan tangan Anda – karena mungkin akan mulai terasa hangat. Gejala penghentian nikotin biasanya dimulai sekitar dua jam setelah Anda mengisap rokok terakhir Anda. Gejala awal biasanya cenderung bersifat emosional, termasuk:

Sangat ingin merokok secara terus-menerus
Merasa cemas, tegang atau frustrasi
Mengantuk atau kesulitan tidur
Nafsu makan meningkat
Untuk melawan gejala-gejala ini, cobalah untuk mengakuinya dengan rasionalisasi dan menuliskannya. Jangan menipu diri Anda dengan merokok lagi karena hal itu justru hanya akan membuat Anda jengkel.

12 jam setelah Anda berhenti merokok. Karbon monoksida – yang dapat menjadi racun bagi tubuh pada tingkat tinggi – dilepaskan dari pembakaran tembakau dan dihirup sebagai bagian dari asap rokok. Karena karbon monoksida terikat baik dengan sel darah, kandungan tinggi dari zat ini dapat mencegah sel darah untuk mengikat oksigen, yang pada akhirnya dapat menyebabkan masalah jantung yang serius. Hanya dalam waktu 12 jam setelah berhenti merokok, karbon monoksida dalam tubuh Anda akan menurun ke tingkat normal, dan kadar oksigen dalam darah Anda akan meningkat sampai tingkat normal.

24 jam setelah Anda berhenti merokok. Rata-rata serangan jantung di kalangan perokok 70%lebih tinggi daripada yang tidak merokok. Namun, percaya atau tidak, hanya sehari penuh setelah Anda berhenti merokok, resiko serangan jantgung Anda sudah mulai menurun. Meskipun Anda belum sepenuhnya bebas, namun Anda sudah berada di jalan yang benar.

48 jam setelah Anda berhenti merokok. Merokok mungkin tidak mengancam nyawa, namun indra yang mati – terutama indra penciuman dan perasa – merupakan salah satu konsekuensi yang jelas dari rokok. Untungnya, setelah 48 jam tanpa rokok, ujung saraf Anda akan mulai tumbuh kembali, dan kemampuan Anda untuk mencium dan merasa akan meningkat. Hanya sedikit waktu lagi, Anda akan kembali menghargai hal-hal yang lebih baik dalam kehidupan.

72 jam setelah Anda berhenti merokok. Pada titik ini, nikotin akan benar-benar keluar dari tubuh Anda. Sayangnya, gejala yang timbul akibat berhenti merokok akan mencapai puncaknya di sekitar waktu ini. Anda mungkin akan mengalami beberapa gejala fisik seperti sakit kepala, mual, atau kram di samping gejala emosional yang telah disebutkan sebelumnya. Untungnya, gejala fisik ini akan berlalu dengan cepat.

Untuk melawan gejala mental, pertimbangkan untuk menghargai diri Anda yang tidak lagi merokok: gunakan uang yang biasanya Anda habiskan untuk membeli rokok dengan menghabiskan makan malam di restoran yang bagus.

2 sampai 3 minggu setelah Anda berhenti merokok. Setelah beberapa minggu, Anda akan mulai benar-benar merasa berbeda. Anda pada akhirnya bisa berolahraga dan melakukan aktivitas fisik tanpa merasa kehabisan nafas dan sakit. Hal ini disebabkan sejumlah proses regeneratif yang mulai terjadi dalam tubuh Anda; sirkulasi tubuh Anda akan meningkat, dan fungsi paru-paru Anda juga akan meningkat secara signifikan. Setelah dua atau tiga minggu tanpa rokok, paru-paru Anda akan mulai terasa lega, dan Anda akan mulai bernafas dengan lebih mudah.© haxims.blogspot.com

Bagi kebanyakan perokok, gejala yang timbul akibat berhenti merokok akan hilang dua minggu setelah berhenti merokok.

1 sampai 9 bulan setelah Anda berhenti merokok. Sekitar sebulan setelah Anda berhenti merokok, paru-paru Anda akan mulai beregenerasi. Di dalam paru-paru, silia – rambut halus – seperti organel yang mendorong lendir keluar – mulai memperbaiki diri dan kembali berfungsi dengan baik. Dengan silia yang kembali dapat berfungsi dengan baik, akan menolong mengurangi resiko Anda terkena infeksi. Dengan paru-paru yang berfungsi sebagaimana mestinya, batuk dan sesak nafas yang Anda alami akan terus menurun secara dramatis.

Bahkan untuk para perokok berat, gejala yang timbul akibat berhenti merokok tidak akan lagi terasa beberapa bulan setelah berhenti dari merokok.

1 tahun setelah Anda berhenti merokok. Menandai satu tahun berhentinya Anda dari kebiasaan merokok merupakan hal yang besar. Setelah setahun tanpa rokok, resiko Anda terkena serangan jantung akan menurun sampai 50% dibandingkan ketika Anda masih merokok. Cara lain untuk melihat pada kemajuan ini adalah seorang perokok dua kali lebih mungkin dibandingkan Anda untuk menderita semua jenis penyakit jantung.

5 tahun setelah Anda berhenti merokok. Sejumlah zat dilepaskan dalam proses pembakaran tembakau – karbon monoksida merupakan salah satu di antaranya – akan menyebabkan pembuluh darah Anda menyempit, yang meningkatkan resiko Anda mengalami stroke. Setelah 5-15 tahun bebas dari rokok, resiko Anda untuk memgalami stroke sama dengan mereka yang bukan perokok.

10 tahun setelah Anda berhenti merokok. Para perokok memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok untuk daftar menakutkan dari penyakit kanker, dengan kanker paru-paru menjadi yang paling umum dan salah satu jenis yang paling berbahaya. Merokok menyumbang 90% kematian akibat penyakit paru-paru di seluruh dunia. Hal ini akan memakan waktu 10 tahun, namun jika Anda berhenti, resiko kematian akibat kanker paru-partu akan turun 50% dibandingkan mereka yang merokok. 10 tahun setelah Anda berhenti merokok, resiko Anda dari kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, kandung kemih, ginjal dan pankreas juga akan menurun.

15 tahun setelah Anda berhenti merokok. 15 tahun tanpa merokok akan membawa resiko penyakt jantung kembali ke tingkat yang sama dengan mereka yang memang bukan perokok. Anda tidak akan lagi berada pada posisi yang lebih tinggi dari normal untuk berbagai kondisi seperti serangan jantung, penyakit koroner, arhitmia, angina, infeksi jantung maupun kondisi yang mempengaruhi irama detak jantung Anda.

Manfaat jangka panjang dari menghentikan kebiasaan merokok sangatlah fantastis. Menurut Asosiasi Jantung Amerika, mereka yang tidak merokok rata-rata hidup 14 tahun lebih lama dibandingkan para perokok. Berhenti hari ini, dan Anda akan memperpanjang rentang hidup Anda dan menghidupi tahun-tahun ekstra dengan sistem kardiovaskular yang dapat berfungsi, saat Anda aktif dan merasa luar biasa.

Apakah Anda siap berhenti? Berhenti memang tidak mudah, namun hal itu sangat layak untuk diperjuangkan, dan ada sumber daya yang tersedia untuk membantu Anda berhenti hari ini. Apakah Anda siap untuk menikmati manfaat dari hidup bebas asap rokok?





sumber
Read More..